21
Nov

Cinta Allah, Cinta Rosulullah

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Pembaca yang dirahmati Allah

Seperti yang kita ketahui, tanggal 12 Rabi’ul Awal diperingati sebagai Maulid Nabi Muhammad SAW. Untuk menyambutnya, umat islam, khususnya di Indonesia, biasanya akan menggelar acara seperti Tabligh Akbar dan juga Shalawatan.
Bagi yang merayakan Maulid Nabi, tentu mereka memiliki dalil terkuat yang mereka ambil, dan bagi yang tidak merayakannya sebab itu pendapatnya, maka tidak mengapa. Terlepas dari perdebatan boleh tidaknya merayakan Maulid Nabi, perayaan-perayaan tersebut tentu saja didasarkan atas rasa cinta pada Nabi Muhammad SAW  dan bertujuan untuk meningkatkan kembali semangat islam seperti yang dicontohkan Nabi Muhammad SAW

Peringatan Maulid Nabi adalah bentuk ungkapan cinta seorang muslim kepada Nabi Muhammad.
Allah Subhanallahu wata’ala (SWT) pun menyampaikan dalam Alquran surat 33, Al Ahzab ayat 56 anjuran untuk membaca sholawat.

Allah SWT berfirman:

بِسْمِ اللهِ الّرحْمنِ الّرحِيْمِ

اِنَّ اللّٰهَ وَمَلٰٓئِكَتَهٗ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّ ۗ يٰۤـاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا

Yang artinya : “Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman! Bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan kepadanya.”

Peringatan Maulid Nabi adalah espresi cinta seorang muslim kepada nabinya, sebagai bentuk kebahagiaan atas lahirnya sang nabi. Karenanya, mari jadikan peringatan Maulid Nabi menjadi pengingat kita agar selalu meneladani Rasulullah SAW dan mengamalkan semua yang diajarkan beliau. Rapatkan barisan dan buktikan cinta kita pada Rasulullah dengan berjuang agar Islam bisa kembali berjaya.

وَ السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ