Membangun Karakter Anak Yang Kuat

Melanjutkan dari pembahasan tema bulan Mei kemarin, dengan judul mengkonstruksi kesuksesan anak, kali ini saya akan mengulas lebih dalam untuk pembahasan bagaimana membentuk karakter yang ideal, dimana kita yakini bahwa yang melandasi kesuksesan setiap orang adalah adanya karakter yang kuat dalam kepribadiaanya. Sebelum kita membahas lebih jauh bagaimana membangun karakter yang ideal sebelumnya perlu kita pahami apa itu karakter. Jadi Karakter adalah perpaduan dari sifat bawaan lahir dengan proses belajar, bukan faktor bawaan atau keturunan, jadi karakter anak ada karena proses belajar dari lingkungannya, dan lingkungan terdekat serta paling berpengaruh ada pada kedua orang tuannya, oleh karena itu peran orang tua sangatlah fital dalam pembentukan karakter setiap anaknya.

Bentuk karakter anak yang ideal diantaranya adalah aqidah, dimana anak mempunyai konsep ketuhanan yang kuat, anak sangat menyakni keberadaan tuhannya sebagai maha pemura, penyayang, dan maha besar, anak merasa tuhannya sangatlah dekat dan selalu bersamanya, dengan keyakianan tersebut anak merasa tuhannya ada dalam setiap aspek kehidupannya, dan anak selalu mengasosiasikan atau mengkaitkan hubungannya dengan tuhan dalam setiap aktifitasnya. Hal tersebut membuat anak lebih percaya diri dan mawas diri, unuk menjalankan perintah dan menjauhi laranganNya, karena anak merasa selalu bersama Tuhannya, yang maha mendengar dan maha melihat.
Selaian konsep ketuhanan, anak juga perlu dikenalkan sosok figure nabi Muhammad SAW dalam membentuk karakternya. Dengan mengenal, mencintai, dan merindukan figure agung nabi Muhammad SAW diharapkan anak berimitasi atau meniru karakter Nabi Muhammad SAW, dengan akhlakul karimanya. Itulah yang terjadi pada para sahabat terhadap Nabi Muhammad n, mereka sangat mengidolakan, mencintai serta merindukan nabi Muhammad SAW. Karena besarnya gelora rasa tersebut maka mereka berimitasi atas figure Nabi Muhammad SAW, oleh karena itu tidak salah apabila para sahabat adalah generasi terbaik sepanjang masa dari umat islam, hal tersebut dikarenakan rasa cinta dan rindunya yang sangat besar terhadap Nabi Muhammad SAW. Maka dari itu sangat penting bagi kita untuk mengarahkan anak kita untuk mengenal, mencintai, dan selalu merindukan Nabi Muhammad n hingga tercerminkan kepribadian Nabi Muhammad SAW pada anak kita.

Dalam usaha untuk memperkenalkan sosok figure Nabi Muhammad SAW bisa dengan anak selalu dikisahkan siro Nabi Muhammad SAW secara terus menerus, sehingga anak sangat mengenal kepribadian dan kisah perjalanan hidup beliau secara keseluruhan, selain itu orang tua selalu memberikan kalimat inspirasi kaitannya dengan kisah teladan Nabi Muhammad SAW, dan pada akhirnya anak sangat mengidolakan Nabi Muhammad SAW. Oleh karena itu wajib bagi setiap orang tua untuk memahami sirah Nabi Muhammad SAW atau minimal mempunyai koleksi buku sirah Nabi yang bisa dibaca oleh anak-anak kita.

Dalam usaha membangun karakter anak yang hebat selain kita memastikan anak mempunyai konsep ketuhanan yang kuat dan berimitasi figure Nabi Muhammad SAW, kita perlu memberikan stimulasi, yaitu mengkayakan anak dengan pengalaman positif, diantaranya pengalaman sosial, spiritual bahkan entrepreneur kalau perlu.Pengalaman positif ini semisalnya anak diajak berbagi atau bakti sosial sebagai pengalaman sosial, anak diaja mengikuti pengajian, sholat berjamaah dimasjid sebagai pengalaman spiritual dan anak diajarkan berjualan sebagai pengalaman entrepreneur, hal tersebut akan menguatkan karakter anak berprilaku positif dalam bidang sosial, spiritual, dan entrepreneur.
Dari ketiga hal tersebut, diantaranya; mempunyai konsep ketuhanan yang kuat, mengidolakan Nabi Muhammad SAW, kaya akan pengalaman positif, adalah cara yang sangat ideal dalam membangun karakter yang ideal pada anak-anak kita, yang patut kita perjuangkan bersama, karena adanya karakter yang ideal tidak ada dengan sendirinya, tetapi merupakan hasil usaha dari proses belajar yang terus menerus.

Gambar: http://umre.edatur.com.tr/kabe-ye-girmenin-sevabi.html

Leave a Reply