Himmatun Ayat Bandung Persiapkan Binaan untuk SBMPTN

Himmatun Ayat telah melaksanakan bimbingan belajar untuk anak binaannya yang akan mengikuti tes masuk perguruan tinggi. Salah satunya cabang Bandung yang memiliki dua siswa kelas 12. Mereka adalah Gungun dan Nisa. Dari background SMA IPA Gungun ingin melanjutkan studi teknik sipil sebagai pilihan pertama. Ia bercita-cita ingin mengembangkan desanya agar bisa menjadi desa yang mandiri secara berkelanjutan. Melalui bimbel ini Gungun berharap bisa banyak belajar terkait soal-soal SBMPTN tahun lalu. Sedangkan Nisa ingin mengambil studi sastra Inggris. Melihat kemampuan bahasa Inggrisnya yang cukup mumpuni serta kegemarannya membaca membuat Nisa ingin mengasah lebih dalam terhadap ilmu-ilmu sastra.
Kegiatan bimbingan belajar ini dilaksanakan minimal 2 kali dalam seminggu namun untuk harinya tentatif. Menyesuaikan jadwal Kak Isaq sebagai pengajar. Kak Isaq merupakan alumni Himmatun Ayat yang sudah menempuh di salah satu perguruan tinggi negeri di kota Bandung. Tempat bimbingan belajar biasanya di UIN Bandung kadang kala di UNPAD menyesuaikan jadwal kegiatan Kak Isaq yang masih memiliki aktivitas mahasiswa. Belajar dimulai pukul 16.30 (ba’da Asyar) sampai 19.15 (ba’da isya).
Metode pembelajarannya try again dimana siswa diajarkan untuk mengerjakan soal lalu dibahas. Itu dilakukan berulang kali agar siswa terbiasa mengerjakan soal-soal yang serupa. Dalam pembahasan Kak Isaq sering menjelaskan materi-materi yang belum dipahami oleh siswa. Materi yang diajarkan sesuai dengan tes yang akan di ujikan seperti Tes Potensi Akademik (TPA), Tes Kemampuan Dasar SOSHUM/SAINTEK serta Tes Kemampuan Dasar Umum (TKDU).
Selain belajar Kak Isaq juga sering memberikan motivasi dan siraman rohani agar siswa tetap dalam keadaan ridho Allah. “Semua terasa berat di awal, inilah yang dinamakan perjuangan.” Ujar Kak Isaq sebagai motivasi ke Gungun dan Nisa. Kalau tidak susah di awal tidak ada kata perjuangan. Sambungnya. Gungun dan Nisa merasa bahagia ada Kak Isaq yang sukarela membimbing untuk persiapan ujian SBMPTN. Padahal Kak Isaq juga memiliki aktivitas yang tidak sedikit di kampusnya. Apalagi Kak Isaq bulan Maret akan mengikuti lomba di Brunei Darussalam yang harus dipersiapkan.
Cara mengajar Kak Isaq juga menyenangkan dan tidak membuat jenuh. Dengan metode try again Gungun dan Nisa diajarkan mengulang ulang menjawab soal-soal dengan berbagai tipe dan bentuk soal. (Jun)

Leave a Reply