Agar Usahamu Berkah

Oleh: Wafi Marzuqi Ammar, Lc., M.Pd.I.,MA.,Ph.D
Dosen FAI Universitas Muhammadiyah Sidoarjo & Mahad Umar bin Al-Khattab Surabaya

Imam Ahmad meriwayatkan dalam Al-Musnad dari Rafi’ bin Khadij r.a berkata:

Rasulullah SAW ditanya: “Wahai Rasulullah! Pekerjaan apakah yang paling baik?” beliau menjawab: “Hasil kerja seseorang dengan tangannya sendiri dan setiap perdagangan yang mabrur.” (Musnad Ahmad, no. 17265 dengan sanad hasan lighairih)
==========
Saudara…
Zaman ini banyak sekali kita menemukan orang-orang yang sebenarnya mendapat gaji dan pemasukan besar, tapi senantiasa mengeluh kekurangan. Setiap menerima gaji pada awal bulan, seketika itu juga gajinya habis tidak tersisa.
Dan terkadang meski mendapat gaji besar, anak istri senantiasa tertimpa penyakit, ada saja musibah yang datang, ada masalah dengan tetangga kanan kiri, atau hidup tidak pernah bahagia. Penuh keluh kesah dan kekalutan padahal harta melimpah.
Pembaca majalah bilyatimi yang dirahmati Allah…
Jika ingin usaha Anda berkah, anak istri Anda berkah, umur Anda berkah, dan semuanya diberkahi Allah ta’ala, silakan lakukan kiat-kiat berikut:
Pertama: Jika hendak melakukan usaha apapun hendaknya Anda bekerja sama dengan orang shalih. Insya Allah secara otomatis orang shalih tersebut, terus berdoa untuk keberkahan usaha kalian tanpa diminta. Dan kita ketahui bersama, doa orang shalih adalah mustajab. Karena itu Rasulullah SAW memerintah Umar, agar meminta doa dari Uwais Al-Qarni, karena keshalihannya. Beliau bersabda:

“Akan datang kepada kalian Uwais bin Amir bersama kumpulan orang-orang Yaman. Dia dari Murad kemudian dari Qaran. Jika bersumpah atas nama Allah, pasti sumpahnya dikabulkan. Jika engkau bisa membuatnya memintakan maaf untukmu maka lakukanlah.” (Sahih Muslim, no. 6656)
Kedua: Ketika datang waktu shalat, segera kerjakan shalat dan jangan ditunda. Karena inti hidup kita adalah ibadah. Sedangkan kerja hanya sekedar selingan. Ingatlah! Shalat tepat waktu, amalan yang paling dicintai Allah SWT. Jika Allah sudah mencintai hamba karena amal perbuatannya, niscaya segala kebutuhan akan dipenuhiNya.
Adalah Araak bin Malik r.a setiap selesai shalat Jumat, berdiri di pintu Masjid kemudian berdoa:
“Wahai Allah! Saya telah memenuhi panggilanMu. Sudah mengerjakan shalat yang Engkau fardhukan, sekarang saya menyebar di muka bumi sebagaimana Engkau perintahkan. Maka karuniakan padaku sebagian dari keutamaanMu. Sesungguhnya Engkau sebaik-baik pemberi rizki.” (Tafsir ibnu Katsir, 8/122)
Ketiga: Setiap hendak berangkat bekerja atau apapun, kerjakan shalat dhuha terlebih dahulu. Jika khawatir terlambat maka lakukan shalat dhuha di tempat kerja. Selesai shalat berdoalah kepada Allah agar diberi keberkahan pada usaha. Ucapkan doa yang diajarkan Nabi SAW berikut:
“Wahai Allah! Saya memohon kepadaMu segala kebaikan. Sekarang maupun akan datang. Yang saya ketahui dan tidak saya ketahui. Saya berlindung padaMu dari seluruh keburukan. Sekarang maupun akan datang. Yang saya ketahui dan tidak saya ketahui.
Wahai Allah! Saya memohon padaMu kebaikan yang diminta oleh hamba dan NabiMu Muhammad SAW. Saya juga berlindung padaMu dari keburukan yang hamba dan NabiMu Muhammad SAW memohon perlindungan padaMu daripadanya.
Wahai Allah! Saya memohon padaMu Surga dan setiap perkataan serta perbuatan yang mendekatkan padanya. Saya berlindung padaMu dari Neraka dan setiap perkataan serta perbuatan yang mendekatkan padanya. Dan saya memohon padaMu agar menjadikan setiap takdir yang Engkau tetapkan untukku adalah baik selalu.” (Musnad Ahmad, no. 25019 dengan sanad sahih)
Keempat: Jujurlah dalam perdagangan jika anda sebagai pedagang. Dan jujurlah pada setiap pekerjaan Anda yang lain jika bukan pedagang. Karena kejujuran sangat mendatangkan berkah. Nabi SAW bersabda:
“Sesungguhnya para pedagang adalah para penjahat.” Nabi SAW ditanya: “Wahai Rasulullah! Bukankah Allah menghalalkan jual beli?” Nabi SAW menjawab: “Benar! Tetapi para pedagang berbicara tapi dusta. Dan bersumpah sehingga mereka berdosa.” (Musnad Ahmad, no. 15530 dengan sanad sahih)
Kelima: Jangan lupa bersedekah sedikit atau banyak dari hasil yang diberikan Allah kepada Anda. Karena sedekah sangat melimpahkan keberkahan pada harta. Allah berfirman:
“Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya pada jalan Allah, serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir terdapat seratus biji. Allah melipat gandakan ganjaran bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas kurniaNya lagi Maha Mengetahui.” (QS. Al-Baqarah: 261)
Keenam: Jangan lupa untuk memperbanyak istighfar selama beraktifitas. Karena istighfar menurunkan banyak Rizki. Allah berfirman:
“Huud berkata: ‘Hai kaumku, mohonlah ampun kepada Tuhanmu lalu bertobatlah kepadaNya, niscaya Dia menurunkan hujan yang sangat deras atasmu, dan Dia akan menambahkan kekuatan kepada kekuatanmu, dan janganlah kamu berpaling dengan berbuat dosa’.” (QS. Huud: 52) Wallaahu A’lam.

Leave a Reply