Semangat Belajar Anak – Anak RA Team Cendekia

Belajar adalah suatu proses perubahan perilaku yang bersifat menetap melalui serangkaian pengalaman, belajar tidak hanya berhubungan dengan buku – buku melainkan berkaitan pula dengan interaksi anak dengan lingkungan (pengalaman).

RA Team Cendekia Kedung Rukem yang sudah berdiri kurang lebih 9 tahun telah menfasilitasi anak – anak di lingkungan sekitar terutama anak – anak yatim dan telantar untuk bisa belajar dengan nyaman dan menyenangkan.

Setiap pagi sebelum anak – anak mengawali kegiatan di sekolah, para ibu guru selalu memberi semangat pada anak – anak, saat ibu guru berteriak dengan lantang sambil mengepalkan tangan “Mana Semangatmu” dengan keras anak – anak menjawab “Ini Semangatku” sambil mengepalkan tangan juga.

Ketika anak – anak sudah bersemangat maka proses belajar pun menjadi menyenangkan, karena rasa semangat iu menjadi energi dalam berproses terutama saat belajar, semangat itu perlu dipertahankan dan dimunculkan terus menerus dalam menyelesaikan proses belajar – mengajar.

Semangat belajar anak-anak RA. Team Cendekia cukup besar, hal itu terbukti ketika anak-anak datang ke sekolah tepat waktu, kemudian saat bel berbunyi anak-anak pun bergegas untuk berbaris di teras sekolah, bukan hanya itu, mereka juga berbaris dengan tertib kemudian sambil menyanyikan lagu, menghafal hadist-hadist nabi dan belajar berhitung. Hal itu mereka lakukan sambil didampingi oleh para ibu guru yang senantiasa memberi semangat kepada anak-anak.
Beberapa faktor yang membuat anak-anak semangat belajar di antaranya :
1. Menyapa siswa dengan ramah dan semangat
Menciptakan awal yang berkesan sangat penting, karena akan mempengaruhi proses selanjutnya, oleh karena itu setiap pagi sebelum pembelajaran di mulai para ibu guru menyapa anak-anak dengan salam dan sapa, tentunya dengan bahasa yang ramah dan penuh kasih sayang sehingga anak-anak RA. Team Cendekia selalu bersemangat dan memperhatikan para ibu guru.

2. Menciptakan suasana rileks
Hal ini dapat dilakukan dengan cara menata ruang belajar anak,setelah anak-anak berbaris dan dilanjutkan dengan berdoa bersama sambil membuat lingkaran besar, anak-anak kemudian masuk di kelas dan siap menerima materi yang sudah dipersiapkan oleh para ibu guru.

3. Memotivasi siswa
Setiap hari para ibu guru selalu memotivasi anak-anak agar semangat untuk belajar, selain itu para ibu guru juga berupaya menggunakan metode yang bisa menarik anak-anak untuk lebih termotivasi dalam belajar.

4. Menggunakan ice breaking
Ice Breaking dapat mengembalikan konsentrasi anak-anak yang mudah tidak fokus, ice breaking dapat dilakukan di sela-sela belajar anak biasanya berupa yel-yel, gerak anggota badan, menyanyi dan memberi pertanyaan pada anak yang membuat mereka kembali bersemangat untuk belajar.

5. Menggunakan metode – metode pembelajaran yang variatif
Metode adalah cara untuk mencapai tujuan khusus tertentu, dalam proses belajar, para ibu guru berusaha menggunakan metode yang bervariatif dan tidak hanya menggunakan satu metode saja, diantara metode yang di gunakan yaitu, metode bercerita, tanya jawab, demonstrasi dan lain sebagainya.

Ketika anak-anak sudah semangat untuk belajar, tugas para ibu guru adalah menfasilitasi dan berupaya dengan keras agar rasa semangat itu tidak mudah pudar, karena rasa semangat mampu menciptakan jalan agar anak-anak belajar dengan giat dan menjadi generasi yang berbudi pekerti, mandiri dan berprestasi seperti yang diharapkan oleh Yayasan Himmatun Ayat. (eRJe)

Leave a Reply