13
Feb

Khitan Massal dan Santunan Anak Yatim

Bulan Robiul’awal adalah bulan yang istimewa bagi umat Islam termasuk juga bagi anak-anak yatim. Karena pada bulan tersebut telah terlahir dalam keadaan yatim, tumbuh besar menjadi yatim piyatu beliaulah Rasulullah Muhammad SAW yang senantiasa menganjurkan kepada ummatnya untuk selalu menyayangi dan menyantuni anak-anak yatim. Maka tidaklah berlebihan jika umat Islam dari belahan dunia manapun mengagungkan kelahiran beliau sebagai ungkapan rasa syukur kehadirat Allah SWT yang telah mengutusnya membawa syariat Islam sehingga manusia selamat di dunia dan akhirat.

Tak ketinggalan juga anak-anak yatim yang terhimpun oleh Yayasan Himmatun Ayat cabang se Kabupaten Nganjuk yang jumlahnya hampir 200 anak juga mengadakan kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW secara bersama-sama. Kali ini cabang Prambon yang ketiban sampur untuk menjadi tuan rumah kegiatan tersebut. Acara ini menjadi lebih istimewa dengan adanya khitanan massal yang di ikuti sebanyak 13 anak yatim dan telantar dari cabang Loceret, cabang Tanjunganom dan cabang Prambon.

Peringatan Maulid Nabi yang dikemas dalam serangkaian kegiatan khitan massal dan santunan yatim ini diadakan pada hari Ahad, tanggal 17 Desember 2017. Meskipun dilaksanakan di salah satu cabang, namun yang menjadi petugas acara dan penampilan-penampilan diisi oleh anak-anak yatim dari cabang lain. Karena sudah menjadi kebiasaan bagi anak-anak untuk tampil menjadi petugas pada setiap santunan cabang-cabang di wilayah Nganjuk.

Satu yang berkesan adalah ketika acara prosesi pemanggilan dan pembacaan istighfar dan syahadatain yang dipandu oleh ustad Son Haji Nur. Suasana menjadi haru bahkan ada beberapa bunda yatim yang tak sanggup menahan linangan air mata lantaran anaknya mau di khitan diberangkatkan menuju rumah khitan sejauh ± 500 meter dari kegiatan.

Sesampainya di rumah khitan, dr. Shodik pun menyambutnya dengan luapan kebahagiaan terpancar di wajahnya. Ada satu kebanggaan tersendiri bagi dr. Shodik yang juga menjadi salah satu donatur dapat berkesempatan menghitan anak-anak yatim. Maka beliau tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk foto bersama dulu dengan anak-anak yang mau dikhitan.

Saat khitan dilaksanakan di Rumah Khitan, kegiatan tetap berlanjut dengan penampilan-penampilan anak yatim dan sholawat nabi oleh grup sholawat bunda yatim cabang Prambon. Kemudian dilanjutkan dengan sambutan Mauidhoh Hasanah yang disampaikan oleh H. Abdul Kholik Hamid selaku pembina sekaligus pendiri Yayasan Himmatun Ayat.

Alhamdulillah serangkaian kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar dan berakhir pada pukul 12.00 WIB. Untuk anak-anak yang dikhitan diberikan kopyah, baju, sarung, sandal, tas sekolah dan uang saku. Dan yang lebih penting dari itu dengan menjalankan syariat khitan ini mereka dapat melaksanakan ibadah dengan lebih sempurna karena lebih memudahkan untuk mensucikan diri dari najis sedangkan suci dari najis menjadi prasyarat utama untuk sahnya ibadah khususnya shalat. Di samping itu, khitan diakui secara universal memiliki manfaat kesehatan yang banyak sekali.

Kegiatan yang dihadiri oleh bapak kepala desa, tokoh masyarakat, bunda yatim, yatim binaan cabang se kabupaten Nganjuk, pengurus Himmatun Ayat cabang Nganjuk dan Kediri serta masyarakat desa sekitar sebanyak kurang lebih 500 orang ini merupakan kegiatan syiar yatim dalam bahas bisnis sering disebut dengan marketing semoga dapat membuka hati masyarakat sekitar untuk mau peduli dan menyantuni anak yatim sebagaimana anjuran Rasulullah SAW. (Ali Fauzi)